Seputar Gym

Memuat berita seputaran gym & kesehatan

GYMTips & Trick

BETIS BESAR DENGAN GERAKAN INI!

 

Ini adalah beberapa contoh latihan betis yang hebat dan kuat yang mungkin belum pernah Anda coba sebelumnya! Otot betis merupakan salah satu otot bagian bawah tubuh manusia yang perlu dilatih. Karena sebagian besar fanatik kebugaran fokus melatih otot tubuh bagian atas seperti leher, lengan (bisep), bahu, dada, dan perut. Dengan melatih otot tubuh bagian bawah, Anda akan meningkatkan keseimbangan. Jika Anda memiliki otot betis yang kecil, Anda dapat mengubah otot betis Anda agar terlihat lebih besar dan berotot dari sebelumnya.

Lakukan latihan pembentukan betis untuk membuatnya ramping dan kuat

PertanyaAnnya, bagaimana cara membentuk otot betis? Latihan apa yang harus kita lakukan untuk mendapatkan bentuk dan otot betis yang kuat? Jawaban yang jelas adalah dengan mencoba beberapa latihan pembentukan betis ini!

1. Latihan “Calf Raise”

Calf raise adalah latihan pembentukan betis yang sangat mudah dilakukan. Bagaimana cara melakukannya? Mulailah dengan posisi berdiri, lalu kembali ke posisi awal berjinjit, dan ulangi. Gerakan ini melatih otot betis menjadi lebih besar dan kuat. Untuk memaksimalkan latihan, kamu bisa melakukan gerakan ini sambil memegang dumbbell, yang akan membuat betis kamu lebih cepat gan.

2. Latihan “Box Jump”

Latihan lompat kotak adalah gerakan membentuk otot betis dengan cara melompat di atas kotak, yang bisa berasal dari benda-benda di sekitar Anda, seperti kursi atau benda keras lainnya. Latihan box jumping melatih otot betis karena gerakan ini menuntut betis bekerja lebih keras

3. Melakukan gerakan naik turun tangga

Berolahraga naik turun tangga juga memperkuat otot betis. Dengan melakukan latihan ini, Anda akan lebih banyak menggunakan kaki. Selain melatih otot betis, senam ini juga melatih seluruh otot lutut, pinggul, dan kaki. Menaiki tangga juga merupakan salah satu latihan kardio terbaik untuk menurunkan berat badan.

4. Pelatihan Lunges

Latihan lunge atau yang lebih dikenal dengan latihan lunge adalah gerakan yang dilakukan dengan menekuk kaki kiri ke depan dan kaki kanan ke belakang, begitu juga sebaliknya. Lakukan 10-15 repetisi dalam 3-4 set. Paru-paru adalah latihan yang baik untuk mengembangkan otot betis.

5. Skipping (lompat tali)

Dengan melewatkan latihan, Anda melatih otot betis Anda. Lompat tali mengharuskan Anda untuk melompat sesering mungkin. Gerakan melompat ini memaksa otot betis Anda bekerja lebih maksimal dari sebelumnya.

6. Bersepeda

Bersepeda atau bersepeda adalah bentuk latihan yang sangat baik untuk mengembangkan otot betis. Kenapa ini? Ini karena betis Anda bekerja lebih maksimal saat Anda mengayuh sepeda. Untuk membuat otot betis Anda lebih baik, cobalah bersepeda di tanjakan dan jalur yang berbeda, yang akan semakin memperkuat otot betis Anda.

 

Melatih betis Anda dapat membantu memperkuat dan mengencangkan otot di kaki bagian bawah, memberikan manfaat fungsional dan daya tarik estetika. Berikut adalah beberapa tips tentang cara melatih betis Anda secara efektif:

2. Variasi Pemeliharaan Betis

Untuk menargetkan area betis yang berbeda, cobalah variasi betis yang berbeda. Lakukan betis dengan jari-jari kaki mengarah ke dalam (untuk menargetkan betis bagian luar) atau ke luar (untuk menargetkan betis bagian dalam). Anda juga dapat melakukan betis dengan satu kaki sekaligus untuk meningkatkan intensitas.

  • Pengangkatan Betis Duduk: Pengangkatan betis duduk secara khusus menargetkan otot soleus, yang terletak di bawah otot gastrocnemius yang lebih besar. Duduklah di bangku atau kursi dengan kaki rata di tanah, dan letakkan beban (seperti halter atau barbel) di paha Anda. Angkat tumit Anda dari tanah dan naik ke atas jari kaki Anda, lalu turunkan kembali.
  • Overload Progresif  Untuk terus menantang otot betis Anda dan meningkatkan pertumbuhan, secara bertahap tingkatkan resistensi atau intensitas latihan betis Anda. Ini dapat dicapai dengan menambahkan beban, menggunakan band resistensi, atau melakukan latihan di permukaan yang miring.
  • Frekuensi dan Volume: Bertujuan untuk melatih betis Anda 2-3 kali per minggu, memungkinkan istirahat yang cukup dan pemulihan di antara sesi. Lakukan 2-4 set dengan 10-15 repetisi untuk setiap latihan, dengan fokus pada mempertahankan bentuk dan kontrol yang tepat.
  • Peregangan: Setelah latihan betis, penting untuk meregangkan otot betis untuk meningkatkan kelenturan dan mengurangi risiko otot tegang atau cedera. Lakukan peregangan statis seperti peregangan betis ke dinding atau menggunakan handuk untuk menarik jari kaki ke arah Anda dengan lembut.

Ingat, konsistensi dan perkembangan bertahap adalah kunci saat melatih betis Anda atau kelompok otot lainnya. Penting juga untuk mendengarkan tubuh Anda dan menghindari latihan berlebihan atau memaksakan rasa sakit. Seperti halnya program latihan apa pun, disarankan untuk berkonsultasi dengan profesional atau pelatih kebugaran yang berkualifikasi untuk memastikan bentuk, teknik, dan rekomendasi individual yang tepat berdasarkan tingkat dan tujuan kebugaran Anda.

menggabungkan berbagai latihan betis, termasuk mengangkat betis, lompat tali, dan memanjat tangga, dapat memberikan rutinitas latihan betis yang menyeluruh. Penting untuk meningkatkan intensitas dan resistensi secara bertahap dari waktu ke waktu, mendengarkan tubuh Anda, dan memprioritaskan bentuk tubuh yang tepat untuk memaksimalkan manfaat dan meminimalkan risiko cedera.

Jadi disini anda bisa mencoba membentuk otot betis yang kuat, berolahraga secara teratur dan diimbangi dengan pola makan yang sehat dan bergizi serta akhiri latihan anda dengan istirahat yang cukup. Jika Anda menderita di masa depan, jangan takut, hitung dan katakan pada diri sendiri “Tidak sakit, tidak beruntung”. Istirahatkan otot Anda dan teruslah berolahraga hingga Anda mencapai tujuan betis yang kuat dan kencang, gan! Semoga berhasil dan semoga berhasil SOBAT TEKA LIFT!