Seputar Gym

Memuat berita seputaran gym & kesehatan

Tips & Trick

Atasi Nyeri Otot Leher dan Bahu dengan Latihan Peregangan

Nyeri otot leher dan bahu merupakan kekhawatiran umum bagi banyak orang, terutama wanita. Ketidaknyamanan ini sering kali muncul dari gaya hidup modern kita, yang ditandai dengan terlalu lama bekerja di meja, membungkuk di depan layar, dan tingkat stres yang tinggi. Untungnya, ada cara efektif untuk mengatasi masalah ini dan mengurangi ketidaknyamanan. Dalam artikel ini, kita akan mempelajari berbagai latihan peregangan yang dapat membantu meredakan ketegangan otot leher dan bahu, meningkatkan kenyamanan dan fleksibilitas.

Pengertian Nyeri Otot Leher dan Bahu

Sebelum mempelajari latihan ini, penting untuk memahami mengapa nyeri otot leher dan bahu terjadi. Beberapa faktor berkontribusi terhadap ketidaknyamanan ini:

1. Postur Tubuh yang Buruk: Mempertahankan postur tubuh yang salah, seperti membungkuk saat duduk atau membungkukkan bahu, dapat menambah ketegangan pada otot leher dan bahu.

2. Stres: Tingkat stres yang tinggi sering kali menyebabkan ketegangan otot. Saat stres, kita cenderung menahan ketegangan di leher dan bahu, sehingga lama kelamaan menimbulkan rasa sakit.

3. Kurang Bergerak: Duduk dalam waktu lama tanpa istirahat dan gerakan teratur dapat menyebabkan kekakuan otot dan ketidaknyamanan.

4. Penggunaan berlebihan: Aktivitas berulang, seperti bekerja di depan komputer atau membawa tas berat, dapat membuat otot leher dan bahu tegang.

Latihan Peregangan untuk Meredakan Ketegangan

Memasukkan latihan peregangan ke dalam rutinitas harian Anda dapat meringankan nyeri otot leher dan bahu secara signifikan. Latihan-latihan ini membantu meningkatkan fleksibilitas, mengurangi ketegangan otot, dan meningkatkan sirkulasi darah. Berikut beberapa peregangan efektif yang perlu dipertimbangkan:

1. Leher Miring

Petunjuk:

  1. Duduk atau berdiri tegak dengan bahu rileks.
  2. Miringkan kepala ke kanan secara perlahan, dekatkan telinga kanan ke bahu kanan.
  3. Tahan posisi ini selama 15-30 detik, rasakan regangan di sepanjang sisi kiri leher Anda.
  4. Ulangi pada sisi kiri dengan memiringkan kepala ke kiri.

2. Rotasi Leher

Petunjuk:

  1. Duduk atau berdiri dengan punggung lurus.
  2. Perlahan putar kepala ke kanan, dengan tujuan mendekatkan dagu ke atas bahu kanan.
  3. Tahan selama 15-30 detik, rasakan regangan pada leher Anda.
  4. Ulangi pada sisi kiri dengan memutar kepala ke kiri.

3. Gulungan Bahu

Petunjuk:

  1. Duduk atau berdiri tegak dengan lengan rileks di sisi tubuh.
  2. Putar bahu ke depan secara perlahan dengan gerakan memutar selama 10-15 detik.
  3. Balikkan gerakan, putar bahu ke belakang selama 10-15 detik lagi.
  4. Ulangi latihan ini beberapa kali.

4. Peregangan Pintu

Petunjuk:

  1. Berdirilah di ambang pintu dengan kaki dibuka selebar bahu.
  2. Angkat lengan setinggi bahu dan letakkan lengan bawah pada kusen pintu.
  3. Condongkan tubuh sedikit ke depan hingga Anda merasakan regangan lembut di dada dan bahu.
  4. Tahan regangan selama 15-30 detik.

5. Remas Bilah Bahu

Petunjuk:

  1. Duduk atau berdiri tegak dengan tangan di samping tubuh.
  2. Rapatkan tulang belikat Anda seolah-olah sedang mencoba memegang pensil di antara keduanya.
  3. Tahan selama 5-10 detik, lalu lepaskan.
  4. Ulangi latihan ini beberapa kali untuk menguatkan otot punggung atas.

6. Peregangan Trapesius Atas

Petunjuk:

  1. Duduk atau berdiri dengan punggung lurus.
  2. Raih tangan kanan Anda di atas kepala dan tarik perlahan kepala Anda ke kanan, miringkan telinga kiri ke arah bahu kiri.
  3. Tahan selama 15-30 detik, rasakan regangan di sepanjang sisi kiri leher Anda.
  4. Ulangi pada sisi kiri dengan menggunakan tangan kiri untuk menarik kepala perlahan ke kiri.

Memasukkan Peregangan ke dalam Rutinitas Anda

Untuk memerangi nyeri otot leher dan bahu secara efektif, konsistensi adalah kuncinya. Cobalah untuk memasukkan latihan peregangan ini ke dalam rutinitas harian Anda. Berikut beberapa tip untuk membantu Anda memulai:

  1. Setel Pengingat: Jadwalkan istirahat rutin sepanjang hari untuk melakukan peregangan ini, terutama jika Anda memiliki pekerjaan menetap.
  2. Postur Penuh Perhatian: Perhatikan postur tubuh Anda, baik saat duduk maupun berdiri. Jaga tulang belakang tetap lurus, bahu rileks, dan dagu sejajar dengan lantai.
  3. Pernapasan: Selama peregangan, tarik napas perlahan dan dalam untuk membantu lebih mengendurkan otot.
  4. Kemajuan Bertahap: Mulailah dengan perlahan dan lembut. Jangan memaksakan peregangan apa pun, dan secara bertahap tingkatkan durasinya seiring dengan peningkatan fleksibilitas Anda.
  5. Berkonsultasi dengan Profesional: Jika Anda mengalami nyeri leher dan bahu yang kronis atau parah, disarankan untuk berkonsultasi dengan ahli kesehatan atau ahli terapi fisik untuk mendapatkan panduan.

Kesimpulannya, nyeri otot leher dan bahu adalah masalah umum, namun bukan sesuatu yang harus Anda tanggung. Dengan memasukkan latihan peregangan ini ke dalam rutinitas harian Anda dan memperhatikan postur tubuh Anda, Anda dapat mengurangi ketidaknyamanan secara signifikan dan meningkatkan kesejahteraan Anda secara keseluruhan. Ingat, peregangan beberapa menit setiap hari dapat sangat membantu dalam menghasilkan leher dan bahu yang bebas rasa sakit dan fleksibel.